Mendapatkangelar S2 arsitektur di luar negeri mungkin menjadi impian dari sebagian orang. Jurusan arsitektur akan fokus pada konsep dan ide desain untuk direalisasikan pada pembangunan. Jurusan arsitektur ini akan menggabungkan antara seni dan Teknik Bangunan yang sudah meliputi perencanaan, survei, maupun konstruksi, sampai penyelesaian sisi dekoratif. DiIndonesia, dua gelar tersebut didapatkan mahasiswa dari universitas penyelenggara dan universitas di luar negeri, karena universitas penyelenggara menjalin hubungan kemitraan dengan universitas yang berada di luar negeri. gelar double degree hanya bisa kamu peroleh pada jenjang S2. Kalau kamu berminat, beberapa program studi dalam kelas Untukmemudahkan, ada beberapa tips memilih jurusan S2 di luar negeri yang bisa diterapkan, yaitu dengan cara sebagai berikut. 1. Pertimbangkan tipe gelar master. Gelar master biasanya terbagi menjadi Taught Master atau Research Master. Keduanya memiliki beberapa kesamaan. Seperti waktu studi yang dibutuhkan sekitar satu hingga dua tahun untuk GelarS2 luar negeri menjadi gelar yang cukup diminati banyak orang. Bukan hanya bergengsi, gelar ini dianggap sebagai gelar professional yang memiliki nilai tambah di mata pemberi kerja. Ada lebih dari 500 ribu siswa internasional lulus dari program Magister luar negeri. Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd. Tertarik untuk kuliah di AS? Ada baiknya Anda ketahui dua jenis kualifikasi kelulusan pascasarjana yang ditawarkan di Amerika Serikat AS Gelar master S2 dan doktoral S3 / PhD. Gelar master Gelar master akademis Master of Arts MA atau Master of Science MSc biasanya diberikan setelah dua tahun melakukan kombinasi program kuliah dan penelitian. Program kuliah yang diperlukan adalah antara 30 dan 60 kredit, serta tesis dan/atau tes lisan. Ini dapat mengarah langsung pada kajian tingkat doktoral. Gelar master profesional Gelar ini biasanya mengarah ke suatu profesi tertentu dan bukan kajian doktoral. Ini mencakup gelar MBA Master of Business Administration, MEd Master of Education, MSW Master of Social Work, MFA Master of Fine Arts, dan lain-lain. Biasanya memerlukan 36 sampai 48 jam kredit kuliah dan tidak memerlukan tesis. Gelar doktoral PhD adalah gelar doktoral yang paling umum, yang mengharuskan mahasiswa menghasilkan sebuah penelitian asli yang signifikan, menulis disertasi dan berhasil mempertahankan hasil kerja mereka di hadapan panel. Kelengkapan siklus kerja doktoral dapat memakan waktu sekitar lima sampai delapan tahun. Gelar doktoral profesional, termasuk EdD Doctor of Education dari DBA Doctor of Business Administration melibatkan gabungan program kuliah dan penelitian. Kriteria Kelayakan Kuliah S2 dan S3 di Amerika Serikat Gelar Sarjana S1 Anda biasanya akan diminta untuk menyelesaikan gelar program S1 sarjana S1 selama empat tahun lamanya sebelum memasuki program master. Tes penerimaan Pada tingkat master dan doktoral, beberapa jurusan dapat mensyaratkan Anda untuk mengambil GRE Graduate Recruitment Test atau GMAT Graduate Management Admission Test. Tes lainnya seperti MAT Miller Analogy Test - Tes Analogi Miller untuk belajar di bidang pendidikan atau psikologi mungkin diperlukan. Ujian mata kuliah spesifik lainnya mungkin diperlukan, misalnya untuk belajar kedokteran, hukum dan kedokteran gigi. Periksalah dengan institusi pendidikan Anda ujian pendaftaran yang mana yang mereka syaratkan. Anda juga akan diminta untuk membuktikan kemampuan berbahasa Inggris yang cukup dengan menyediakan nilai TOEFL atau tes bahasa Inggris lainnya yang disetujui. Proses pendaftaran program pascasarjana Anda sudah harus mulai proses pendaftaran antara 12 sampai 18 bulan sebelum tanggal mulainya pelajaran di tempat yang Anda tuju agar dapat melihat-lihat institusi pendidikan yang berbeda dan melengkapi tes apapun yang diperlukan serta untuk mencari informasi mengenai pendanaan dan peluang mendapatkan beasiswa. Saat sudah membuat daftar singkat dari institusi pendidikan yang ingin Anda daftar, Anda harus menyiapkan aplikasi Anda. Masing-masing institusi pendidikan menentukan batas waktu pendaftaran sendiri. Pada umunya antara bulan Januari dan Maret, meskipun bisa saja lebih awal atau lebih lambat. Ada baiknya Anda mengajukan pendaftaran selekas mungkin. Aplikasi dibuat langsung ke institusi pendidikan yang di tuju, dan biasanya mencakup Formulir pendaftaran Biaya pendaftaran Kredensial akademis foto kopi diploma asli, gelar atau gelar profesional dan transkrip universitas nilai yang diberikan yang disertifikasi/disahkan Nilai tes GRE, GMAT, MAT, TOEFL atau lainnya Pernyataan pribadi di mana Anda wajib memberikan garis besar yang jelas tentang tujuan dan pencapaian ambisi akademis Anda. Surat rekomendasi, biasanya dari guru atau pemberi kerja yang dapat menulis tentang pekerjaan dan potensi Anda. Beberapa universitas mungkin mensyaratkan laporan keuangan untuk mengkonfirmasikan bahwa Anda memiliki dana cukup untuk membiayai pendidikan program S1 Anda. Beberapa universitas, khususnya sekolah bisnis, akan mewawancarai calon secara internasional. Staf universitas atau alumni dapat melakukan wawancara ini. Biasanya Anda akan menerima surat penawaran sekitar pertengahan April untuk program kuliah yang akan dimulai pada bulan September. Gelar S2 Luar Negeri – Gelar s2 luar negeri dengan gelar s2 di dalam negeri memang berbeda dalam segi penamaan dan juga penyingkatan. Hal ini sebenarnya tidak masalah, tetapi seringkali memiliki nilai jual yang berbeda dalam masalah branding citra dan juga penjelasan secara spesifik ilmu-ilmu yang kita pelajari. Untuk Info lebih lengkapnya bisa isi Biodata Disini Gelar gelar s2 luar negeri telah sejak lama memberikan gelar yang secara spesifik menjelaskan jurusan yang kita ambil dalam rumpun ilmu yang lebih jelas ketimbang gelar s2 dalam negeri. Misalnya gelar s2 di dalam negeri dahulunya pada bidang-bidang sosial ekonomi humaniora disamakan ke dalam magister sosial Hanya baru baru ini saja gelar s2 di dalam negeri memiliki penjelasan yang lebih spesifik, misalnya untuk lulusan fakultas ekonomi s2 nya mendapat gelar atau lulusan s2 dalam negeri fisipol mendapat gelar dan gelar gelar di fakultas ilmu budaya dan filsafat mendapat gelar atau Baca Juga Letak Astronomis Perancis di Peta Eropa Sementara itu, gelar gelar s2 luar negeri telah lama mengikuti kaidah klaster yang berada dalam dua madzab yang berbeda, yaitu madzab anglo saxon Inggris Eropa dan juga madzab Amerika. Keduanya sebenarnya tidak jauh berbeda, bahkan gelar s2 luar negeri di amerika dan eropa disesuaikan dengan kurikulum program s1 yang sejalur dan sebidang. Contoh paling nyatanya adalah Belanda, kita sebenarnya mewarisi gelar gelar akademik luar negeri dari Belanda yang kemudian dihapus secara perlahan-lahan. Dahulu, ketika Indonesia masih dijajah Belanda untuk gelar s1 dalam negeri seseorang akan mendapat gelar BA yang digunakan sama dengan gelar s1 di Eropa. jika anda tengok gelar guru atau pegawai zaman kolonial maka mereka masih memiliki gelar BA Bacchalaurete atau Bachelor of Arts, sementara untuk jurusan sains akan mendapat gelar BSc Bachelor Science atau Ir insinyur yang merupakan serapan dari Engineer. Gelar gelar ini tetap dipertahankan ketika seseorang melanjutkan studi s2 di negara eropa, ketika lulusan Hindia Belanda studi s2 di Eropa, maka akan mendapat gelar MA Master of Arts untuk jurusan sosial dan Mr meneer in de rechteen untuk master ilmu hukum. Namun, secara perlahan-lahan Indonesia menghapus sistem gelar s1 dan gelar s2 luar negeri tersebut dengan sistem baru. Sistem baru ini yaitu Drs dan Dra serta master pada variasi masing-masing gelar s2 sesuai dengan jurusannya. Seperti dan juga Nah, pada periode tahun 2000-an, kampus-kampus besar di Indonesia mulai melakukan perubahan besar-besaran pada sistem penamaan gelar. Perubahan ini mengadopsi gelar gelar s2 luar negeri yang berada di kampus eropa, amerika dan juga australia. Salah satu kampus Indonesia yang mengadopsi gelar gelar s2 luar negeri ini adalah Universitas Gadjah Mada, jadi seorang lulusan S2 ugm akan mendapat gelar yang sama persis dengan mereka yang meraih gelar s2 luar negeri dari kampus eropa, amerika dan australia. Pada prinsipnya gelar gelar s2 luar negeri dari kampus eropa, amerika dan australia berbasis pada spesifikasi jurusannya masing-masing, sehingga publik akan langsung mengenali ketika melihat gelar yang dipakai seseorang berasal dari jurusan atau program studi tertentu. Gelar gelar s2 luar negeri yang diadopsi oleh Universitas Gadjah Mada ini telah lama digunakan di kampus-kampus ternama di Inggris oxford dan cambridge, amerika harvard, george washington hingga australia monash, sydney hingga australian national university. Pada daftar umum, daftar gelar s2 luar negeri yang digunakan kampus-kampus di negara eropa, amerika dan australia dapat dilihat dalam bagan di bawah ini Sekolah /Fakultas-Fakultas Bidang Studi Sastra Budaya dan Kajian Wilayah Departemen Sastra/Linguistik Master of Arts Departemen Kajian Media dan Budaya Master of Arts Departemen Ilmu Sejarah Master of Arts Departemen Antropologi Master of Arts Departemen Arkeologi Master of Arts Departemen Asia Tenggara/Asia Timur/Kajian Wilayah Master of Arts Sekolah/Fakultas-Fakultas Bidang Studi Filsafat, Pemikiran dan juga Teologi Departemen Filsafat Barat Master of Philosophy Departemen Filsafat Timur Master of Philosophy Departemen Pemikiran dan Perbandingan Agama Master of Philosophy Sekolah/Fakultas-Fakultas Bidang Pendidikan, Perbandingan Pendidikan, Pendidikan Bahasa Inggris Departemen Pendidikan Master of Education Departemen Perbandingan Pendidikan Comparative Education Master of Education Departemen Pendidikan Bahasa Inggris Master of TESOL Sekolah/Fakultas Bidang Ilmu Sains Murni Departemen Biologi Master of Science Departemen Kimia Master of Science Departemen Fisika Master of Science Departemen Geografi Master of Science Sekolah/Fakultas Bidang Ilmu Teknik Departemen Teknik Kimia Master of Engineering Departemen Teknik Sipil Master of Engineering Departemen Teknik Mesin Master of Engineering Departemen Teknik Arsitektur Master of Engineering Departemen Teknik Elektro Master of Engineering Departemen Perencanaan Kota Master of Engineering Departemen Teknik Geomatika Master of Engineering Departemen Transportasi Master of Engineering Sekolah/Fakultas Bidang Ilmu Ekonomi Departemen Akuntansi Master of Accounting Departemen Ilmu Ekonomi Master of Economic Departemen Ilmu Manajemen Master of Science Departemen Ilmu Bisnis Manajemen Master of Business Administration MBA. Departemen Ekonomi Pembangunan Master of Economic Development Sekolah/Fakultas Bidang Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Departemen Kedokteran Master of Science Departemen Kesehatan Masyarakat Master of Public Health MPH Departemen Kedokteran Gigi Master of Dental Science MDSc Sekolah/Fakultas Bidang Ilmu Hukum Departemen Ilmu Hukum Master of Laws Sekolah/Fakultas Bidang Ilmu Farmasi Departemen Ilmu Farmasi Master of Science Sekolah/Fakultas Bidang Ilmu Sosial, Politik dan Hubungan Internasional Departemen Ilmu Politik Master of Arts Depatemen Sosiologi Master of Arts Departemen Hubungan Internasional Mater of Arts Departemen Administrasi Negara Master of Public Administration MPA. Sekian artikel mengenai Gelar S2 Luar Negeri . Semoga anda bisa kuliah dan mendapatkan Gelar S2 Luar Negeri yang anda impikan Kuliah S2 jurusan Hukum adalah langkah tepat yang patut diapresiasi, karena saat ini Indonesia membutuhkan banyak lulusan hukum yang berkualitas. Mulai dari hakim, pengacara, notaris, penasihat hukum, sampai pegawai kementerian semuanya adalah lulusan jurusan Hukum yang sangat dinanti – nanti. Kuliah S2 Hukum juga akan membuatmu sangat update. Kamu akan dituntut untuk selalu giat membaca dan mencari informasi, khususnya untuk kasus – kasus hukum yang sedang hangat diperbincangkan. Nah, selain keuntungan yang bisa didapat dari studi S2 Hukum, ada juga resiko yang harus siap kamu jalani bila nantinya kamu sudah kuliah di jurusan Hukum, yaitu Kuliah S2 Hukum akan menuntut Hunters untuk rajin dan banyak membaca informasi paling aktual dari berbagai surat kabar dan media elektronik. Jadi, jangan malas ya! Kamu akan diwajibkan untuk menguasai public speaking dan mampu berbicara dengan tertata dan apik. Nah, ini agak berat bagi kamu yang tidak terbiasa bicara di depan umum atau pemalu. Kamu harus berusaha keras agar bisa berbicara secara berbobot. Meski lulusan jurusan Hukum sangat dibutuhkan di berbagai lini aspek pekerjaan, namun penawaran yang diberikan tidak segencar jurusan lain. Kamu harus lihai mencari peluang kerja dan mengeluarkan potensi terbaik selesai studi nanti. Jika kamu sudah siap dengan berbagai keuntungan, serta resiko dalam menempuh studi S2 jurusan Hukum. Maka saatnya kamu memilih universitas yang akan menjadi tempat kamu belajar. Nah berikut ini beberapa pilihan universitas serta beasiswa S2 Hukum di luar negeri yang bisa menjadi rekomendasi incaran kamu, Hunters! 1. Beasiswa Chevening Beasiswa Chevening memiliki kelebihan, yaitu dapat mendaftar tanpa batas usia, di mana umur 40 atau 50 tahun masih bisa mendaftar beasiswa ini. Selain itu, beasiswa ini juga terbuka untuk S-2 gelar pertama dan gelar kedua. Cakupan beasiswa Biaya kuliah penuh Uang saku bulanan Tiket pesawat pulang-pergi Biaya visa Tunjangan kesehatan Tunjangan keberangkatan Tunjangan kedatangan Kontribusi untuk mengikuti tes bahasa Inggris Akomodasi untuk menghadiri event di Chevening Persyaratan umum beasiswa chevening Kandidat merupakan warga negara yang memenuhi syarat Chevening salah satunya Indonesia Kandidat merupakan lulusan sarjana dengan nilai akademik yang baik Bersedia kembali ke negara asal minimum dua tahun setelah beasiswa berakhir Memiliki pengalaman kerja setidaknya 2,800 jam atau dua tahun Mendaftar di tiga jurusan kuliah berbeda yang memenuhi syarat universitas di Inggris dan menerima tawaran masuk tanpa syarat unconditional offer dari salah satu pilihan tersebut. Memenuhi persyaratan bahasa Inggris Baca Juga Inilah Cara Membuat Essay Beasiswa Chevening yang Dipastikan Lolos ! 2. Beasiswa Fulbright Beasiswa Fulbright adalah beasiswa yang ditanggung secara penuh oleh Pemerintah AS melalui AMINEF American Indonesian Exchange Foundation / yayasan pertukaran Indonesia – Amerika. Beasiswa ini terbuka untuk siapa pun yang tertarik mendaftar untuk program S-2 maupun S-3. AMINEF bertanggung jawab mengelola beasiswa Fulbright untuk mahasiswa internasional terutama di Indonesia. Beasiswa Fulbright diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kerjasama masyarakat Indonesia dan Amerika melalui pendidikan dan pertukaran budaya oleh pemerintah Indonesia dan AS. Fakta tentang beasiswa Fulbright English speaking country, pelamar beasiswa Fulbright harus memiliki sertifikat IELTS/TOEFL sebagai bukti bahwa kemampuan berbahasa Inggris sudah memenuhi syarat. Tanpa batasan umur dan diwajibkan pulang ke negara asal setelah masa studi, sehingga beasiswa ini diprioritaskan bagi calon yang berencana mengajar di Indonesia. Dukungan finansial dan proses pendaftaran ke universitas. Beasiswa ini terbuka untuk semua jurusan, kecuali yang berhubungan dengan Kedokteran atau Perawatan Pasien dan Komunikasi Klinis dengan pasien. Kesempatan kuliah di kampus Ivy League asosiasi dari delapan kampus universitas di Amerika Utara. Lima diantaranya adalah Brown University, Columbia University, Cornell University, Dartmouth University, dan Harvard University. Universitas – universitas ini telah meraih banyak prestasi, salah satunya juga telah berhasil menjadi peraih Nobel. Cakupan beasiswa Fulbright Dukungan visa J-1 Tiket pesawat PP Indonesia – Amerika Serikat Biaya kuliah ditanggung secara penuh Biaya hidup selama di AS dan biaya terkait lainnya Biaya asuransi kesehatan dan kecelakaan Syarat beasiswa Fulbright WNI yang bukan merupakan penduduk tetap Amerika Serikat atau sedang bertempat tinggal di Amerika Serikat Telah menyelesaikan gelar Sarjana S-1 Memiliki IPK minimal skala Skor TOEFL ITP minimal 550 atau setara IELTS Memiliki kualitas kepemimpinan dan menunjukkan pengalaman dalam pelayanan sosial yang baik Persiapkan dan tunjukkan pekerjaan di bidang pilihan penelitian Fasih berbahasa Inggris Memiliki prestasi akademik yang sangat baik Menunjukkan kemampuan praktis untuk menyelesaikan atau melakukan studi pascasarjana / S-2 penuh waktu di Amerika Serikat Menunjukkan tekad yang kuat untuk kembali mengabdi ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright Bersedia bekerja minimal lima tahun setelah menyelesaikan program beasiswa dan sebelum pensiun Tertarik dengan beasiswa S2 Hukum di Luar Negeri dan ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan konsultan expert? Schoters bisa bantu kamu mulai dari persiapan memilih universitas, beasiswa, persyaratan dokumen hingga interview. Silahkan klik tombol “Konsultasi Kuliah di Luar Negeri” di bawah ini dan kamu bisa bebas tanya apapun 👇 3. Beasiswa Global Korea Scholarship GKS GKS adalah beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Korea bagi mahasiswa internasional termasuk dari Indonesia untuk melanjutkan jenjang pendidikan tinggi mulai dari S-1 sampai S-3 di Korea Selatan. Terdapat dua jenis skema yang bisa ditempuh untuk mendaftar beasiswa GKS yaitu Embassy track. Pada skema ini, proses seleksi beasiswa GKS dilakukan oleh Kedutaan Besar Republik Korea Selatan di masing – masing negara. Peserta dapat melakukan pendaftaran dengan mengirim berkas – berkas persyaratan ke kantor Kedutaan Besar Republik Korea Selatan yang ada di negara mereka. Setelah dinyatakan lolos beasiswa, peserta kemudian dipersilakan memilih tiga universitas di Korea Selatan yang ingin mereka tuju. University track. Berbeda dengan embassy track, pada skema ini peserta dapat langsung melakukan pendaftaran ke kampus – kampus di Korea Selatan sebagaimana mendaftar kuliah pada umumnya. Peserta hanya perlu mengikuti seleksi agar diterima dan memperoleh LoA dari kampus tersebut. Selanjutnya pihak kampus akan merekomendasikan mahasiswa – mahasiswa pilihan mereka ke penyelenggara beasiswa GKS agar bisa memperoleh beasiswa. Cakupan beasiswa Tiket pesawat PP Tunjangan kedatangan Pelatihan bahasa Korea Biaya kuliah Tunjangan bulanan Tunjangan presiasi kemampuan bahasa Korea bagi yang memiliki TOPIK level 5 atau 6 Dana penelitian untuk pascasarjana Biaya cetak tesis untuk pascasarjana Tunjangan penyelesaian studi Asuransi kesehatan Kriteria pendaftar Pelamar dan orang tua pelamar bukan merupakan warga negara Korea Selatan Berasal dari negara mitra GKS, salah satunya Indonesia Berusia maksimal 39 tahun untuk pascasarjana Sehat jasmani dan rohani Telah menyelesaikan jenjang pendidikan sebelumnya Memiliki IPK minimal 2,64/4,00; 2,80/4,30; 2,91/4,5; atau 3,23/5,00 dari jenjang pendidikan sebelumnya Memiliki skor persentil minimal 80% dari skala 100 atau menempati 20% peringkat teratas di kelas Jika sebelumnya pernah menerima beasiswa GKS, maka diperbolehkan mendaftar lagi dengan syarat a. Memiliki skor persentil minimal 90% dari skala 100 atau menempati 10% peringkat teratas di kelas b. Memiliki TOPIK level 5 atau 6 c. Mendaftar ke jenjang yang lebih tinggi dari sebelumnya Baca Juga Cek 5 Beasiswa Selain GKS yang Bisa Bawa Kamu Kuliah di Korea Selatan 4. Beasiswa Turkiye Burslari Beasiswa Turkiye Burslari adalah beasiswa fully-funded untuk program S-1, S-2, S-3, penelitian, dan program bahasa Turki untuk mahasiswa internasional. Cakupan beasiswa Turkiye Burslari Uang saku per bulan a. Full-time program S1= 800 TL, S2= 1100 TL, S3= 1600 TL dan penelitian 3000 TL b. Short-term program S1= 500 TL, S2= 700 TL, dan S3= 900 TL c. Research scholarship program 4000 TL d. KATIP 3000 TL Biaya akomodasi Tiket Pesawat PP Biaya pendidikan Asuransi kesehatan Penempatan jurusan dan universitas Kursus bahasa Turki selama 1 tahun Kriteria pendaftar Maksimal usiaa. Tidak lebih dari 21 tahun bagi pendaftar jenjang S-1b. Tidak lebih dari 30 tahun bagi pendaftar jenjang S-2c. Tidak lebih dari 35 tahun bagi pendaftar jenjang S-2 d. Tidak lebih dari 45 tahun bagi pendaftar research program Nilai minimum untuk masing – masing jenis program dan beasiswa berbeda satu sama laina. Bagi pendaftar jenjang S-1, nilai minimum ijasah pendidikan sebelumnya 70 dari Bagi pendaftar jenjang S-2 dan S-3, nilai minimum ijasah pendidikan sebelumnya 75 dari Bagi pendaftar jurusan kedokteran, nilai minimum ijasah pendidikan sebelumnya 90 dari 100. Bukan merupakan warga negara Turki Rekomendasi bimbingan persiapan beasiswa S2 hukum di luar negeri Ingin lolos beasiswa S2 hukum di luar negeri? Yuk konsultasi dengan konsultan expert Schoters agar persiapan beasiswamu lebih terarah. Butuh program lain untuk persiapan beasiswa S2 hukum di luar negeri? Cek program terbaik dari Schoters untuk bimbingan persiapanmu, dijamin terlengkap. QuoteOriginal Posted By imjustcurious►permisi agan". sebelumnya maaf klo ane salah kamar. ane mau tanya dong. jadi skarang ini ane semester 5 jurusan hukum pidana di salah 1 univ di jakarta. nah klo lancar, sekitar 2 tahun lg wisuda. amin. rencana nya, ane mau langsung lanjut s2 di Jerman. nah disana lebih gampang diterima klo jurusan s2 nya sama dgn background s1 nya, dalam hal ini hukum. sedangkan kan hukum indo & hukum disana berbeda. ane pribadi pengennya lanjut s2 yg lebih ke bisnis, manajemen dsb, klopun bisa nya hanya di bidang hukum, pengennya ya yg ga jauh" dari hukum bisnis, dsb. pertanyaan ane 1. kira" jurusan apa yg kira" cocok buat ane? 2. misal, ane ambil jurusan s2 hukum internasional, pas balik ke indo kira" bagusnya ane jadi apa ya? alias ada kesempatan bekerja di bidang apa saja? sekian, mohon dibantu ya gan thanks Petama, untuk jurusan yang ingin diambil silahkan riset sendiri di universitas yang diinginkan karena setiap universitas dan setiap jurusan menawarkan mata kuliah yang berbeda-beda. Tergantung keinginan dan keputusan Anda sendiri setelah mempertimbangkan apa yang Anda ingin dipelajari di sana. Kedua, S2 Hukum Internasional di luar negeri pada umumnya ada gelar Master of International Law MIL dan gelar yang umum, yaitu Master of Laws Di dalam kedua gelar tersebut sama-sama dapat belajar tentang hukum internasional. Untuk kesempatan bekerjanya, tergantung orang yang megang. Tetapi karena adalah gelar yang umum maka secara logis akan lebih mudah diterima oleh pemberi kerja. Sebagai catatan, jika tidak ingin jauh dari hukum bisnis, ada Master of Business Law MBL. Sekedar informasi juga, sebagian besar universitas di luar negeri akan menerima siswa dengan gelar Sarjana Hukum terlepas perbedaan hukum Indonesia dengan hukum yang berlaku di negara mereka. Biasanya memang syaratnya adalah Bachelor of Laws Sarjana Hukum versi internasional tapi di bagian akhir biasanya ditambah dengan or equivalent qualification yang intinya mereka akan menerima individu dengan gelar yang setara dengan Bachelor of Laws. Untuk masukan lebih lanjut, sebenarnya yang patut dipertanyakan adalah pilihan negara Jerman sebagai negara tujuan belajar di luar negeri karena sebenarnya universitas paling top fakultas hukumnya ada di Inggris, dan Amerika. Inggris ada University of Oxford, University of Cambridge, University College London, King's College London, London School of Economics and Political Science, dan Amerika tentunya ada University of Havard. Australia juga ada University of New South Wales dan University of Sydney. Saya sebenarnya tanya balik karena tidak ada tujuan yang jelas sekolah dan belajar hukum di Jerman. Selain tidak ada kemiripan antara hukum Jerman dan hukum Indonesia, Jerman juga tidak terkenal akan fakultas hukumnya. Mungkin untuk jurusan-jurusan teknik mereka adalah tujuan utama, tapi untuk hukum tentunya tidak demikian. Dan sebenarnya, menurut pendapat saya, sekolah ke luar negeri untuk belajar sistem hukum yang mirip dengan hukum Indonesia itu buang-buang tenaga dan waktu. Jika memang tujuannya adalah belajar hukum Indonesia kenapa tidak belajar di Indonesia saja? Sebagai kesimpulan, saya akan jujur mengatakan bahwa Anda terlihat sangat bingung dan tidak sepenuhnya berniat untuk sekolah ke luar negeri. Informasi yang saya sediakan di atas tersedia dengan sangat terbuka di world wide web. Dengan demikian, terlepas dari saran-saran saya di atas, saya menyarankan Anda untuk benar-benar mempertimbangkan dulu apa yang sebenarnya Anda sendiri inginkan. Mohon maaf atas kekurangan atau kesalahan informasi yang mungkin terdapat di jawaban saya ini, dan saya juga mohon maaf sebelumnya atas salah kata yang juga mungkin terdapat di jawaban ini. Salam.

gelar s2 hukum di luar negeri